Adagium politik tidak ada teman abadi dan tidak juga sukar menemukan musuh yang abadi kecuali kepentingan (politik) yang adadi selalu bisa dibuktikan. Ketika suatu kondisi dibutuhkan akan pentingnya berteman untuk memenangkan suatu persaingan dan jika harus berlawan ya berlawan jika memang harus menang. Phenomena sosial berkarakter politik kompetitif... Read→
POLITIK DALAM PERSAINGAN BAGAIKAN “SLEEPING WITH THE ENEMY”
KETIKA PILPRES “RAMAI DI DEKLARASI DAN SEPI DISOSIALISASI”
Dalam satu-dua bulan terakhir ini, setelah deklarasi nasional ketiga kandidat Pilpres 2009 dan penentuan melalui pemilihan nomor urut, maka pendulum politik lebih banyak dimainkan oleh Timses Pusat. Berbagai deklarasi Timsus-Timses (Tim Khusus-Tim Sukses) dilakukan sampai ke jajaran di Daerah. Namun dalam prakteknya, hal yang sangat disayangkan... Read→
PILPRES 2009 DAN STRATEGI “CYBER-WAR” VIA ‘E-CAMPAIGN”
Intensitas aktifitas kampanye di Pilpres terus berlangsung, meskipun bisa dirasakan lebih “heboh” di kesepakatan deklarasi berbagai Timses, tetapi sedikit “senyap” di tingkatan sosialisasi. Dalam derap langkah sosialisasi di Pilpres 2009 sangat jelas kelihatan dalam pemajangan photo, semboyan dan visi misi kandidat Pilpres 2009 terkesan kurang... Read→
ANTARA SOLIDARITAS POLITIK DAN OTORITAS PEMERINTAHAN DI PILPRES 2009
Semenjak penetapan pasangan calon Pilpres 2009, maka arah dan praktek pemerintahan dalam kesehariannya bisa menjadi serba salah, meskipun belum tentu “menyalah” terutama jika Departemen atau Kementeriannya dipimpin oleh pejabat publik berlatarbelakang politik. Suatu otoritas Kabinet Pemerintahan yang masih syah (2004-2009) dan efektif memerintah... Read→
EFEKTIVITAS KAMPANYE DALAM PEMENANGAN PILPRES 2009
Salah satu media yang sangat penting melakukan sosialisasi dalam bentuk kampanye adalah melalui media massa dan pemajangan photo melalui baliho yang besar. Dalam penampilan photo CaPres dan CaWalpres terlihat bahwa yang dijadikan latar-belakang rata-rata berwarna bendera merah putih. Di sini tidak terlihat adanya bendera dan latarbelakang koalisi Parpol... Read→
SUKSES PILPRES DAN “MENGUNTIT” DAPUR KERJA TIMSES
Eskalasi “Spektrum dan Pendulum Pertempuran Politik Pilpres-2009” (SP-4-2009) mulai bergeser dari tatanan “atasan” ke lapis “bawahan. Berbagai bentuk, sebutan, model, pendekatan, cara dan gaya ditampilkan untuk “mengurai tali” perjuangan politik untuk dapat “menyimpul suara” dukungan publik adalah bagian dari “SP-4-2009” ini.... Read→
POLITIK, HAM DAN PEMAKNAAN “PSO” (PUBLIC SERVICE OBLIGATION) DI PILPRES 2009
Jika kita berbicara persoalan HAM (Hak-hak Azasi Manusia) maka fokus utama sesungguhnya ada di lini politik, kebijakan pemerintahan, strategi pengembangan ekonomi, dan pendekatan pembangunan sosias. Oleh sebab itu, issu yang berkaitan dengan HAM (Human Rights) juga berhubungan dengan hampir seluruh tatanan kehidupan masyarakat dalam bentuk apapun,... Read→
MEMPERTEGAS POSISI HUKUM DALAM SISI POLITIK
Dalam suatu sistem tatanan kenegaraan, tersusun pola-pola hirarkis-piramidis (prismatic politics) bahwa posisi politik bagaikan berada di puncak, status birokrasi pemerintahan menempatkan diri di lini tengah dan masyarakat seolah-olah berada dilapis bawah. Pola segitiga terbalik politik (up-side down) hanya terjadi ketika di Pemilu, Pilpres dan Pilkada... Read→
POLITIK BAGAIKAN BERPERANG (THE POLITICS OF MARTIAL ARTS) DI PILPRES 2009
Jika kita kaitkan latar belakang ketiga kandidat dengan pendekatan “dichotomic politics” dalam kombinasi sipil-militer, maka dapat dilihat format politik di Pilpres berkaitan pula dengan kombinasi militer-sipil dan sipil-militer. Jika menempatkan dalam nomor urut hasil undian KPU maka Nomor Urut Satu (Megawati-Prabowo) merupakan kombinasi “politisi... Read→
MENGHINDARI POLITIK PERKAUMAN DAN “KEKANAK-KANAKAN” DI PILPRES 2009
Merupakan suatu realitas politik, jika dalam Pemilu, Pilpres dan Pilkada bahkan didalam internal Parpol sendiri selalu ada suasana berkompetisi dan rivalitas dalam merebut suatu posisi kekuasaan dan jabatan politik tertentu. Tidak bisa dipungkiri dalam suatu sistem politik ideal yang berkonstitusional-demokratis sekalipun, selalu ada penyimpangan... Read→









