Jika FTZ melalui kebijakan di Dewan (regulator FTZ) dan Badan Pengusahaan Kawasan (operator FTZ) semakin pro-investasi, maka arah kebijakan FTZ akan menuai eskalasi bisnis di sektor riil. Hampir semua sektor ekonomi akan terdorong dan terangkat yang didahului dengan ekspansi sektor industri manufakturing di 26 kawasan industri dan 67 perusahaan... Read→
Archives for the ‘Weekly Articles’ Category
Peranan berbagai kelembagaan sosial dan organisasi ke-Melayuan sangat diperlukan di zaman kini. Kifrah anak-anak Melayu dalam membangun negeri dari tempo dulu sampai saat ini tidak bisa dipandang “sebelah mata” atau dianggap remeh. Dari segi bahasa saja, tanah bertuah Melayu sudah memberikan yang terbaik dalam akar sastra bahasa Indonesia. “Apa... Read→
Kebijakan pengembangan FTZ tidak terlepas dengan upaya memperkuat politik reformasi pemerintahan dan ekonomi melalui pelimpahan dan penyerahan berbagai urusan Pusat di Daerah dalam rangka memperkuat Otonomi Daerah. Penguatan ini merupakan titik utama lepas landas (point of departure for take-off) bagi memperkuat struktur pemerintahan di lapis bawah... Read→
Zaman yang selalu berada dalam pelukan peradaban tidak selamanya memberikan kemilau bagi semua orang. Berbagai tunjuk ajar selalu berpesan bahwa jangankan harap semua ada kebaikan, pisang yang berbuah setandan, tidak semua yang bisa dimakan. Suatu kehendak alam yang tidak mungkin untuk dilawan bahwa dalam kehidupan selalu ada yang berkorban dan ada... Read→
Terdapat beberapa indikator untuk memotret suatu daerah dikatakan tertinggal atau tidak. Secara normatif-naratif, Keputusan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (Meneg PDT-RI) No.001/KEP/M-PDT/I/2005 tentang Strategi Nasional Pembangunan Daerah Tertinggal menempatkan konsep “Daerah Tertinggal” secara administratif adalah lebih ke status... Read→
Provinsi Kepulauan Riau dengan julukan di masa lalu dengan “segantang lada” telah lama menempatkan keberadaan kultur ke-Melayuan sebagai basis utama dalam pembangunan. Kentalnya tradisi ke-Melayuan sampai sekarang bagaikan pepatah mengibaratkan “tidak lekang di panas dan tidak lapuk dihujan”. Di negeri dua ribuan pulau yang terletak di wilayah... Read→
1. Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI). Alur laut kepulauan adalah alur laut yang dilalui oleh kapal atau pesawat udara asing di atas alur laut tersebut, untuk melaksanakan pelayaran dan penerbangan dengan cara normal semata-mata untuk transit yang terus-menerus, langsung dan secepat mungkin serta tidak terhalang melalui atau di atas perairan... Read→
Provinsi Kepulauan Riau yang terletak di wilayah perbuatan dan secara geografis memiliki 2,408 buah pulau ini, menuntut terciptanya strategi pengembangan dunia pendidikan yang khusus. Dua kutub pembangunan antara sektor pendidikan yang berbasis di perkotaan di pulau-pulau besar dan pedesaan di sebaran pulau-pulau kecil membutuhkan penanganan persoalan... Read→
Indonesia adalah negara kepulauan (archipelagic state). Sejarah kemaritiman Indonesia menunjukkan bagaimana kejayaan armada Sriwijaya dan Majapahit yang menguasai samudera dengan rentang 1500 tahunan lebih. Karakter dan kultur bahari bangsa diperkuat dengan slogan TNI Angkatan Laut “vales veva jaya mahe” (di laut kita jaya) dan diperkuat dengan... Read→
Jika kita angkat “tiga visi suci akan thema pembangunan dan slogan kemajuan” di Provinsi Kepulauan Riau, maka termuat di dalamnya pesan-pesan moralitas akan pentingnya memperkuat Provinsi “Segantang Lada” ini dalam berbagai bidang kehidupan. Provinsi dengan “Negeri berpancangkan amanah dan bersauhkan marwah”, dengan Kota Batam bercita-cita... Read→