Politik Pemerintahan dan Ekonomi Pembangunan

Archives for the ‘Politics’ Category

Posted by H. Syamsul Bahrum, Ph.DADD COMMENTS

Dari pemantauan melalui media massa, sangat terasa pelaksanaan Kampanye Terbuka di minggu pertama Pemilu 2009 ini tidak terlalu “gairah” jika dibandingkan dengan  Pemilu 2004. Alasannya (1). Pemilu 2009 dengan multi-partai menyebabkan konsentrasi dan partisipasi massa untuk memilih memecah dan tersebar di 38 kekuatan Parpol yang sebelumnya mengkristal... Read→

categories: Politics
Posted by H. Syamsul Bahrum, Ph.DADD COMMENTS

Institusi birokrasi pemerintahan adalah  berada dalam sistem penyelenggaraan negara yang permanen. Presiden, Wakil Presiden dan Para Menteri ada yang datang dan pergi, silih berganti dari suatu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya, namun secara konstitusional dan institusional, kelembagaan birokrasi dan kepresidenan dan kementerian itu sendiri tetap... Read→

categories: Politics
Posted by H. Syamsul Bahrum, Ph.DADD COMMENTS

Dalam setiap Pemilu sudah menjadi suatu kenyataan ada Partai Politik yang mendulang suara sangat signifikan dan ada pula yang bagaikan “pancing tidak dimakan ikan”.  Persoalannya adalah dalam kondisi Pemilu yang “super-multi Partai”, bukan hanya berkaitan dengan menang dan kalah, jika kemenangan dan kekalahan harus dipersentase dengan besarnya... Read→

categories: Politics
Posted by H. Syamsul Bahrum, Ph.DADD COMMENTS

Politik di era millenium ketiga (21st politics) memiliki dinamika yang tinggi akan tuntutan adanya transformasi            dalam semua bidang kehidupan. Politik yang selama ini dilakukan terlalu lebih bermain dengan cara-cara tradisional dan ritual serta terlalu bersifat normatif dan formal  harus berubah. Perkembangan konsep dan teori Ilmu... Read→

categories: Politics
Posted by H. Syamsul Bahrum, Ph.DADD COMMENTS

Konsistensi KPU/D dalam mendisiplinkan Peserta Pemilu (Parpol, Caleg dan kandidat DPD-RI) harus didukung penuh oleh semua pihak. Tinggal, terserah bagaimana KPU/D bisa berargumentasi secara hukum dan kebijakan jika akan mengakomodir dan memberikan dispensasi bagi Parpol yang terlambat apakah ada di kesalahan KPU/D atau di tingkatan Parpol itu sendiri.... Read→

categories: Politics
Posted by H. Syamsul Bahrum, Ph.DADD COMMENTS

Pemilu 2009 sudah berada dan masuk di momen-momen yang semakin “mendesak, mendekat, dan menyengat” karena tenggat waktu. Berbagai tahapan sudah dan harus dilalui dan berbagai kesiapan ada yang sudah didahului, namun masih ada berbagai kendala yang dihadapi. Dari sisi Parpol, Caleg dan kandidat DPD-RI  mulai hari Senin (16 Maret 2009) kampanye dalam... Read→

categories: Politics
Posted by H. Syamsul Bahrum, Ph.DADD COMMENTS

Mendapatkan sosok ideal wakil rakyat yang semakin merakyat jangan sampai terjadi lebih banyak karena faktor politik praktis meminta dukungan di saat-saat pemilu yang semakin dekat saja. Kedekatan yang hakiki harus terjadi di pra, pada saat dan paska Pemilu sampai ke Pemilu berikutnya. Hubungan ini tentunya terjalin  dengan kadar kualitas yang berbeda... Read→

categories: Politics
Posted by H. Syamsul Bahrum, Ph.DADD COMMENTS

Masa kampanye terbuka dan  tertutup berakhir sudah (5 April 2009) terakhir, dan masa tenang hanya tiga hari (6-8 April 2009), waktu memberikan suara yang hanya sehari (9 April 2009) sudah berlangsung. Hasil Pemilu 2009 semakin nyata siapa  berada diurutan apa dan jelas akan membentuk formasi atau tidak ada koalisi pada Pilpres-Walpres untuk Juni 2009... Read→

categories: Politics
Posted by H. Syamsul Bahrum, Ph.DADD COMMENTS

Berbagai kritik atas “kebijakan politik lawan politik”  dalam pelaksanaan Kampanye Terbuka yang disampaikan oleh 38 Parpol yang mengikuti Pemilu 2009 tidak terelakkan. Pidato politik atau orasi politik selunak dan sesejuk apapun selalu memuat sisi agitasi politik. Apalagi kampanye akhbar biasanya merefleksikan sikap Parpol atas kondisi faktual... Read→

categories: Politics
Posted by H. Syamsul Bahrum, Ph.DADD COMMENTS

Ketika momen pemberian suara semakin dekat,  manuver politik juga semakin menguat diantara  khususnya Parpol besar yang menguasai Pemilu 2004 (Golkar, PDIP, PKB, PPP, Partai Demokrat, PKS dan PAN).  Berbagai kemungkinan koalisi bisa terjadi. Koalisi institusional secara terorganisir misalnya oleh Golkar-PDIP-PPP yang oleh media massa (Batam Pos/22/03/09)... Read→

categories: Politics